Social Activities

  • Dharma dexa kembali memberikan dukungan pada penyelenggaraan Olimpiade Sains Kuark 2018 (OSK 2018) dengan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Final OSK 2018 di Titan Center. Pada finalis yang berjumlah 302 siswa ini, mulai menyesaki Lobby Titan Center untuk melakukan registrasi pada Jumat, 6 Juli 2018 yang dibuka mulai pukul 15.00 – 18.00 WIB.  

    Para finalis ini rata-rata datang dari luar daerah, seperti Jawa Timur, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, NTB dan Maluku. Tidak heran, bila keesokan harinya Lobby Titan Center kembali dipenuhi oleh para finalis dan orang tua finalis yang sudah siap melangsungkan kompetisi OSK babak final pada Sabtu, 7 Juli 2018.

    Peserta finalis OSK 2018 dibagi menjadi 12 kelompok dengan jumlah setiap kelompok adalah 25 orang dengan 3 orang kakak relawan sebagai pendamping. Peserta finalis OSK 2018 ini merupakan hasil seleksi dari babak penyisihan yang digelar bulan Februari yang lalu dengan total peserta 93.872 peserta. Lalu disaring masuk kebabak semifinal pada April 2018 menjadi 33.620 peserta yang berhasil lolos dan akhirnya tersaring 302 peserta yang menjadi finalis.

    Tepat pada pukul 07.30 WIB, finalis mulai dibariskan untuk menuju ruang ujian yang telah disiapkan. Adapun pembagian ruang ujian pada babak final ini level 1 (kelas 1 dan 2) di ruang Adrian Behring Lobby, level 2 (kelas 3 dan 4) Lantai Mezzanine, serta level 3 (kelas 5 dan 6) di lantai 2.

    Dalam pengerjaan soal kali ini para finalis harus mengerjakan teori dan praktik sains. Para finalis yang berhasil akan mendapat medali emas, perak, perunggu, serta honorable mention.

    Pada pelaksanaan final OSK beberapa tahun lalu, putera dan puteri karyawan Dexa Group memang tidak ada yang menembus babak final. Namun pada pelaksanaan final tahun ini, dharma dexa mengirimkan wakilnya ke babak final OSK 2018 melalui putera Ibu Ferawaty, (Manager, Production Dexa Medica site Palembang) atas nama Daffa Dezka Prayoga yang bersekolah di SDIT Al Furqon Palembang. Daffa berhasil menembus babak final untuk level 1 (kelas 1-2).

    Bagi para orang tua dan pendamping yang datang sembari menunggu putra dan putrinya berkompetisi, telah disiapkan tiga topik seminar yang bertempat di Dining hall dan dua seminar di Titan Theater. Kegiatan berikutnya untuk para finalis setelah makan siang adalah kunjungan ke kantor Kementrian Lingkungan Hidup untuk level 1 dan 2, sementara untuk level 3 melakukan kunjungan ke Pabrik Tekstil PT. Winnersumbiri Knitting Factory di Tangerang.

    Direktur PT Kuark International, Ibu Sanny Djohan, mengatakan OSK ini merupakan kompetisi terbuka bagi semua siswa SD. Peserta tidak hanya untuk siswa yang berprestasi atau juara kelas, namun setiap siswa bisa mencoba untuk ikut kompetisi sains.

    “Anak-anak yang masuk final ini merupakan anak-anak bangsa yang luar biasa, penuh semangat, kerja keras, dan ingin berprestasi,” kata Ibu Sanny.

    Tahun ini tema Final Olimpiade Sains Kuark adalah Climate Change, yang bertujuan semakin mempertajam kepedulian anak terhadap perubahan iklim saat ini. "Maka kita adakan juga kompetisi mini riset tentang climate change, dan nanti akan dipilih 3 finalis yang berkesempatan untuk mempresentasikan ide-idenya dihadapan direktur jenderal kementrian lingkungan hidup," demikian tambah Ibu Sanny Djohan.

    Turut hadir dibabak final ini, Ibu Gloria Haslim dan Ibu T. Robyn Soetikno. Bahkan, keduanya turut mendampingi anak-anak berkunjung ke pabrik tekstil. Corporate Communications Dexa Group